Apa Itu Problem Based Learning?
Problem Based Learning (PBL) adalah pendekatan belajar di mana anak‑anak diajak untuk memahami sebuah masalah nyata, lalu mencari solusi melalui diskusi, eksplorasi, dan kolaborasi. Jadi bukan sekadar duduk, mendengarkan guru, lalu mengerjakan soal — tapi benar-benar terlibat aktif!
Contohnya, Ayah Bunda. Di kelas, anak-anak diminta menyelamatkan “tanaman sekolah” yang mulai layu. Mereka diminta meneliti, bertanya: Kenapa tanaman bisa layu? Apa yang dibutuhkan tanaman agar tetap sehat? Dari sini, mereka belajar tentang kebutuhan makhluk hidup, air, cahaya matahari — bahkan bisa menyentuh sains dasar. Semua dimulai dari masalah yang dekat dengan mereka.
Manfaat Problem Based Learning untuk Anak
- Melatih Berpikir Kritis dan Kreatif — Anak dilatih untuk tidak langsung menerima jawaban, tapi menggali, menelaah, dan menemukan solusi sendiri. Ini sangat penting untuk membentuk pola pikir mandiri dan kritis sejak dini.
- Belajar Kolaborasi dan Komunikasi — Dalam PBL, anak-anak sering bekerja dalam kelompok. Mereka belajar mendengarkan teman, menyampaikan pendapat, dan menyusun ide bersama.
- Meningkatkan Rasa Percaya Diri — Ketika berhasil menemukan solusi atas masalah yang mereka telusuri, anak merasa bangga. Hal ini memperkuat kepercayaan diri mereka dalam belajar.
- Membuat Pembelajaran Lebih Bermakna — Karena berkaitan dengan kehidupan nyata, anak jadi lebih mudah memahami dan mengingat materi. Belajar tidak lagi terasa seperti kewajiban, tapi jadi sesuatu yang menyenangkan!
PBL di School of Child: Belajar Lewat Pengalaman Nyata
Di School of Child, pendekatan Problem Based Learning bukan sekadar konsep, tapi benar‑benar diterapkan dalam kegiatan belajar sehari‑hari. Misalnya:
- Saat belajar tentang lingkungan — anak‑anak diajak mengamati area sekolah, mencari tahu sampah yang bisa didaur ulang, lalu membuat proyek “Bank Sampah Mini”.
- Dalam tema tubuh manusia — anak diajak memecahkan masalah: Kenapa kita harus mencuci tangan sebelum makan? Dari sini mereka belajar tentang kuman, sistem kekebalan tubuh, sampai pentingnya kebersihan.
Semua dirancang agar anak bisa memahami pelajaran lewat pengalaman langsung — bukan sekadar menghafal di atas kertas.
Orang Tua, Mitra Penting dalam PBL
Sobat Orang Tua, pendekatan seperti PBL tentu akan lebih maksimal jika ada sinergi antara sekolah dan rumah. Orang tua bisa:
- Mendampingi anak saat mengerjakan proyek di rumah.
- Mengajak diskusi ringan seputar masalah sehari‑hari.
- Memberi ruang untuk anak mencoba dan berpikir sendiri, tanpa buru-buru memberi jawaban.
Dengan begitu, anak akan tumbuh jadi pembelajar aktif yang penuh inisiatif.
Yuk, Dukung Anak Belajar Lewat Tantangan!
Problem Based Learning adalah cara belajar yang seru dan penuh makna, terutama untuk anak usia dini yang penuh rasa ingin tahu. Di School of Child, kami percaya bahwa setiap anak punya potensi luar biasa — dan lewat tantangan nyata, potensi itu bisa tumbuh dengan indah.
Penasaran dengan bagaimana School of Child menerapkan PBL dalam kegiatan belajar sehari‑hari? Yuk, hubungi kami dan cari tahu program seru yang cocok untuk si kecil! 👇
📞 0811 9 338 338 / 0838 9765 9686
Hubungi Kami via WhatsApp
Ingin tahu lebih banyak tentang gaya belajar di SoC? Cek juga artikel kami tentang Metode Fun Learning di Sekolah Dasar — sebagai pelengkap pendekatan PBL yang menyenangkan.
