Belajar Matematika untuk Murid SD

“Aku nggak suka matematika, susah!”Ayah Bunda, pernah dengar si kecil mengeluh seperti itu? Tenang, Bunda tidak sendiri. Banyak anak usia sekolah dasar merasa bahwa matematika itu sulit dan menakutkan. Padahal, matematika adalah bagian penting dari kehidupan sehari‑hari, lho! Mulai dari menghitung uang jajan, membagi kue, sampai memahami waktu dan ukuran.

Nah, bagaimana ya caranya agar belajar matematika untuk sekolah dasar tidak lagi menjadi momok, tapi justru menyenangkan dan ditunggu‑tunggu oleh anak?

Mengapa Matematika Perlu Dikenalkan Sejak Dini?

Matematika bukan hanya soal angka. Saat anak belajar matematika, mereka juga sedang mengembangkan kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah, dan belajar konsisten.

Bahkan dalam aktivitas sederhana, seperti bermain lego atau menyusun puzzle, anak sebenarnya sedang belajar konsep dasar matematika seperti pola, bentuk, dan ukuran.

Tips Menyenangkan untuk Belajar Matematika di Rumah

  1. Gunakan Permainan Sehari‑hari
    Coba deh, ajak anak bermain sambil belajar berhitung. Misalnya saat memasak, biarkan anak membantu menakar bahan. Atau saat bermain jual‑jualan, ajak anak menghitung uang kembalian.
    Permainan sederhana ini bisa membantu anak memahami konsep penjumlahan, pengurangan, hingga perkalian secara natural tanpa tekanan.
  2. Belajar Lewat Cerita dan Lagu
    Anak usia SD suka sekali dengan cerita dan lagu, bukan? Ayah Bunda bisa gunakan cerita bergambar atau lagu matematika untuk mengenalkan konsep seperti angka ganjil‑genap, perkalian, bahkan pecahan.
    Dengan begitu, matematika terasa lebih akrab dan tidak “menakutkan”.
  3. Gunakan Benda Konkret
    Anak akan lebih mudah memahami konsep matematika jika menggunakan benda nyata. Misalnya, belajar pembagian dengan membagi permen secara adil untuk anggota keluarga. Atau menggunakan kancing, kelereng, atau balok untuk mengajarkan penjumlahan.
    Hal‑hal visual dan nyata akan memudahkan anak memahami abstraksi matematika.
  4. Beri Ruang untuk Salah dan Belajar
    Penting, Ayah Bunda, untuk tidak langsung mengoreksi ketika anak salah. Biarkan mereka bereksplorasi dan menemukan kesalahan sendiri dengan sedikit arahan. Sikap ini akan membuat anak tidak takut mencoba dan lebih percaya diri.
  5. Berikan Pujian dan Dukungan Positif
    Setiap usaha anak perlu diapresiasi, meski jawabannya belum tepat. Ucapan sederhana seperti, “Wah, kamu sudah mencoba dengan serius, hebat!” bisa memberikan motivasi besar.

Belajar Matematika = Bermain + Menjelajah

Di School of ChiLD, kami percaya bahwa setiap anak punya gaya belajar yang unik. Maka, pendekatan yang kami gunakan dalam belajar matematika juga disesuaikan dengan kebutuhan dan minat anak.

Lewat kegiatan fun learning, eksplorasi, dan media multisensori, matematika tidak lagi jadi beban, tapi jadi petualangan seru. Anak diajak untuk berpikir, mencoba, dan menemukan jawabannya sendiri, bukan sekadar menghafal rumus.

Hubungi kami via WhatsApp: 0811 9 338 338 / 0838 9765 9686© 2025 School of ChiLD. Semua hak dilindungi.

1. Bagaimana cara membuat anak tertarik belajar matematika?
Ajak anak belajar dengan metode menyenangkan, seperti permainan, lagu, atau cerita. Gunakan benda konkret dan beri ruang untuk anak bereksplorasi tanpa takut salah.

2. Mengapa belajar matematika penting untuk anak sekolah dasar?
Matematika membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir logis, problem solving, serta mengenal pola dan struktur. Ini adalah bekal penting untuk kehidupan sehari-hari dan pelajaran lain.

3. Apa saja metode belajar matematika yang efektif untuk anak SD?
Metode yang efektif antara lain: pembelajaran berbasis permainan (game-based learning), media visual, pendekatan multisensori, serta belajar lewat aktivitas sehari-hari seperti memasak atau bermain jual-jualan.

4. Apakah anak perlu les tambahan untuk belajar matematika?
Tergantung kebutuhan anak. Bila anak merasa kesulitan, les atau program belajar yang interaktif seperti di School of Child bisa jadi pilihan untuk membantu anak lebih paham dan percaya diri.

 

Leave a Comment